Suka dengan cerita komik kepahlawanan yang punya kekuatan super (super hero) asal Amerika seperti Superman, Spiderman, Batman, Catwoman, Xman, dan lainnya ? Kisah para super hero itu menjadi lebih seru lagi setelah dibuat film versi manusia (bukan animasi ataupun kartun) dan dimainkan oleh bintang-bintang Hollywood.
Pernahkah anda perhatikan bahwa para super hero itu adalah orang biasa ? Superman sehari-harinya seorang wartawan, Batman adalah seorang pengusaha, dan –bahkan- Spiderman masih kuliah (seorang mahasiswa) yang sering kekurangan duit…
Meskipun mereka terkenal sebagai pahlawan, namun mereka sebagai pribadi ‘asli’nya sendiri tidak terkenal. Mereka tidak mencari popularitas, mereka malah memakai topeng untuk menutupi wajah aslinya…
Padalah sebenarnya Peter Parker, sang Spiderman, bisa saja merayap tanpa topeng dan membiarkan wajah aslinya nampang di media masa sehingga dia bisa menggaet gadis pujaannya dengan mudah. Tapi Peter tak melakukannya. Catwoman juga bisa nolongin orang tanpa topeng, sehingga orang-orang bisa tau bahwa ada juga superhero cantik berkulit hitam (super hero pertama yang keturunan afrika-amerika ?). Tapi Catwoman ogah ngetop, gak suka bikin sensasi seperti selebriti kita !
Kesimpulannya, para super hero itu rendah hati, gak sombong/belagu, mereka low-profile… Dan mereka menolong orang dengan tulus, bukan supaya jadi yang paling top sedunia atau buat KKN (sape tau kelak sepupunya Superman nyari kerja dan dengan membawa ‘nama Superman’ sang sepupu bisa langsung dapet kerja).
Hal menarik lainnya, para superhero itu pun sadar bahwa mereka mempunyai ‘sesuatu yang lebih’ dibandingkan orang lain, yaitu kekuatan fisik. Dan –bagusnya- mereka mengganggap kelebihan itu sebagai suatu ‘pemberian’ (gift) dan mereka harus berbuat kebaikan untuk orang lain dengan pemberian itu. Mereka –bukan hanya menolong diri mereka sendiri- tetapi juga membantu orang lain yang memerlukan…
Buat kita yang tidak hidup di negeri komik, pemikiran para superhero ini bisa jadi ajaran menarik. Mungkin sekarang kita merasa ‘lebih’ dari orang lain. Lebih pintar, lebih kaya, lebih cakep, lebih jenaka, lebih teliti, lebih berbakat ini-itu, dst. Dan sudahkah kita pergunakan kelebihan tersebut secara maksimal untuk kebaikan bersama, atau hanya untuk keuntungan pribadi ? Atau kita hanya bisa menyombongkan diri dengan aneka kelebihan tsb, tapi impoten dalam mengembangkan dan memanfaatkannya ?
Jangan lupa bahwa pemberian dan kelebihan itu bisa berkurang bahkan hilang sewaktu-waktu, apalagi bila tak digunakan semaksimal mungkin. Superman pernah tiba-tiba gak bisa terbang dan Spiderman pernah jatuh dari gedung tinggi karena jaring laba-laba dari tangannya gak bisa keluar. Dan bagaimana bila tiba-tiba Batman bangkrut sehingga dia tak mampu lagi memesan mobil mahal yang super hebat itu ? (Batman gak bisa terbang, kemana-mana naek mobil, maklum super hero kaya. Hehe…)
Selamat hari Natal buat yang merayakan dan selamat akhir pekan buat semuanya…
Salam super hero !
Rombengus
living life and love to the fullest...
Thursday, December 23, 2004
Sang super hero…
Posted by rombengus at 5:32 PM
